Liberalisme: Kebebasan Tanpa Kendali yang Menyesatkan

dasar kritik-ideologi
#liberalisme #kebebasan #hak individu #kritik #islam #khilafah

Mengupas tuntas liberalisme sebagai ideologi kebebasan tanpa batas, empat pilar kebebasan yang menipu, dampak destruktif bagi masyarakat, dan solusi Islam sesuai tsaqofah Hizbut Tahrir

Liberalisme: Kebebasan Tanpa Kendali yang Menyesatkan

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (QS. Al-Isra’: 36)

Liberalisme adalah sebuah paham yang mendewakan kebebasan individu (freedom) di atas segala-galanya. Ia menjanjikan kemerdekaan bagi manusia, namun tanpa disadari, ia sebenarnya sedang menuntun manusia menuju penghambaan kepada nafsu dan kehancuran tatanan sosial.

Di balik narasi indah tentang “hak asasi” dan “kebebasan”, liberalisme menyimpan racun destruktif yang telah menghancurkan keluarga, moralitas, dan peradaban Barat itu sendiri.

Artikel ini akan mengupas tuntas sejarah liberalisme, empat pilar kebebasan yang menipu, dampak destruktif bagi umat, dan solusi Islam yang sempurna sesuai dengan tsaqofah Hizbut Tahrir dari kitab Mafahim Hizbut Tahrir dan Nizhamul Ijtima’iyyah fil Islam.


1. Definisi Liberalisme: Memahami Ideologi Kebebasan

Apa itu Liberalisme?

اللِّيберَالِيَّةُ: هِيَ مَذْهَبٌ يَجْعَلُ الْحُرِّيَّةَ الْفَرْدِيَّةَ فَوْقَ كُلِّ شَيْءٍ

“Al-Liberaliyyah adalah paham yang menjadikan kebebasan individu di atas segala sesuatu.”

Definisi Sederhana:

  • Liberaliyyah (الليبرالية) = Liberalisme
  • Hurriyyah (حرية) = Kebebasan
  • Fardiyyah (فردية) = Individu
  • Fauqa kulla syai’ (فوق كل شيء) = Di atas segala sesuatu

Inti Liberalisme:

“Setiap individu bebas melakukan apa saja, selama tidak merugikan orang lain secara fisik.”

Tapi siapa yang tentukan “merugikan” atau tidak?

  • Liberalisme = Individu yang tentukan
  • Islam = Allah yang tentukan (syariat)

4 Pilar Kebebasan Liberalisme

┌─────────────────────────────────────────────────────────┐
│      EMPAT PILAR KEBEBASAN LIBERALISME                  │
├─────────────────────────────────────────────────────────┤
│                                                         │
│  1. KEBEBASAN BERAGAMA                                  │
│     → Bebas pilih agama, pindah agama, atau atheis      │
│                                                         │
│  2. KEBEBASAN BERPENDAPAT                               │
│     → Bebas bicara, bahkan menghina agama               │
│                                                         │
│  3. KEBEBASAN KEPEMILIKAN                               │
│     → Bebas akumulasi harta, kapitalisme                │
│                                                         │
│  4. KEBEBASAN BERPERILAKU                               │
│     → Bebas seksual, LGBT, zina legal                   │
│                                                         │
└─────────────────────────────────────────────────────────┘

Detail 4 Pilar

PilarKlaim LiberalismeRealita Islam
BeragamaBebas pilih/murtad❌ Murtad = pengkhianatan
BerpendapatBebas termasuk hina agama❌ Hina Islam = murtad
KepemilikanBebas kaya tanpa batas❌ Zakat wajib, riba haram
BerperilakuBebas seksual, LGBT❌ Zina/LGBT = dosa besar

Dalil Penolakan Liberalisme

QS. Al-Jatsiyah: 18:

ثُمَّ جَعَلْنَاكَ عَلَىٰ شَرِيعَةٍ مِنَ الْأَمْرِ فَاتَّبِعْهَا وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ

“Kemudian Kami jadikan engkau (Muhammad) berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama) itu, maka ikutilah syariat itu dan janganlah engkau mengikuti keinginan orang-orang yang tidak mengetahui.”

“Jangan ikuti keinginan orang yang tidak mengetahui” = Jangan ikuti liberalisme!

QS. An-Nisa: 27:

يُرِيدُ اللَّهُ أَنْ يُبَيِّنَ لَكُمْ وَيَهْدِيَكُمْ سُنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

“Allah hendak menjelaskan kepadamu, dan memberi petunjuk kepadamu ke jalan orang-orang yang sebelum kamu (para Nabi), dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

“Allah hendak menjelaskan” = Allah sudah berikan aturan, tidak perlu kebebasan mutlak!


2. Sejarah Liberalisme: Dari Eropa ke Seluruh Dunia

Asal-Usul Liberalisme

Timeline:

TahunPeristiwaDampak
1600-anJohn Locke (Bapak Liberalisme)Filosofi kebebasan individu
1700-anRevolusi PerancisLiberalisme jadi gerakan politik
1800-anRevolusi IndustriKapitalisme liberal berkembang
1900-anPerang DuniaLiberalisme vs Komunisme
1990-anRuntuh Uni SovietLiberalisme menang (Fukuyama)
2000-anGlobalisasiLiberalisme dipaksa ke negara Muslim

Tokoh-Tokoh Liberalisme

TokohKontribusiKutipan Terkenal
John LockeHak alami (life, liberty, property)“Manusia lahir bebas”
Adam SmithKapitalisme, invisible hand”Kejar kepentingan sendiri”
John Stuart MillOn Liberty (1859)“Kebebasan individu mutlak”
VoltaireAnti-gereja, kebebasan bicara”Aku tidak setuju, tapi aku bela hakmu bicara”

Penyebaran ke Dunia Islam

Cara Penyebaran:

MetodeDeskripsiContoh
KolonialismePenjajah bawa ide liberalPerancis di Algeria
PendidikanKirim pelajar ke BaratTurki Utsmani, Mesir
MediaFilm, TV, internetHollywood, Netflix
NGO/LSMOrganisasi “HAM”Ford Foundation, dll
EkonomiIMF, World BankSyarat liberalisasi

Analogi:

“Liberalisme seperti virus yang menular melalui udara kebebasan.

Awalnya hanya batuk kecil (film Hollywood). Lalu demam (gaya hidup Barat). Kemudian infeksi parah (LGBT, atheisme). Akhirnya kematian (hilangnya identitas Islam).

Umat Islam terpapar virus ini melalui media, pendidikan, dan ekonomi yang dikendalikan Barat!“


3. Analogi: Kuda Liar dan Kapal Tanpa Kemudi

Kisah Kuda Liar Tanpa Kendali

“Bayangkan kebebasan manusia seperti seekor kuda liar yang sangat kuat dan indah.

*Skenario 1 (Islam):

  • Kuda itu diberi kendali (syariat)
  • Ada nakhoda bijak (akal + wahyu) yang mengarahkan
  • Kuda berlari kencang tapi terarah
  • Sampai ke tujuan dengan selamat (surga)

*Skenario 2 (Liberalisme):

  • Kuda itu dilepas tanpa kendali
  • Tidak ada yang mengarahkan
  • Kuda berlari ke mana saja sesuka hati
  • Hasilnya: Terpelanting ke jurang atau menabrak pohon

Pertanyaan: Mana yang lebih bijak?”

Pemetaan Analogi Kuda

ElemenAnalogiRealita
KudaKebebasan manusiaPotensi besar
KendaliSyariat IslamBatasan Allah
NakhodaAkal + WahyuPembimbing
JalanKehidupan duniaPerjalanan
TujuanSurgaRidha Allah
JurangNerakaAzab Allah

Kisah Kapal Tanpa Kemudi

“Bayangkan sebuah kapal tanker raksasa di tengah samudera luas.

Liberalisme adalah seperti membuang kemudi kapal dan berkata:

‘Biarkan kapal ini bebas bergerak ke mana saja! Tidak ada arah yang pasti! Setiap penumpang bebas mengarahkan kapal sesuka hati!’

Apa yang terjadi?

  • Kapal berputar-putar tidak jelas
  • Bahan bakar habis tanpa tujuan
  • Penumpang panik dan saling tuduh
  • Kapal karam menghantam karang

Inilah liberalisme: kebebasan tanpa arah yang berakhir dengan kehancuran bersama!”

Pemetaan Analogi Kapal

ElemenAnalogiRealita
KapalMasyarakat/negaraKomunitas manusia
SamuderaDuniaKehidupan
KemudiSyariat IslamArah yang benar
NakhodaKhalifah/PemimpinPengarah
PenumpangRakyat/WargaIndividu
KarangKehancuranKerusakan moral

4. Tipu Daya “Hak Individu”

5 Hak Individu yang Menipu

Liberalisme seringkali menggunakan tameng “hak individu” untuk melegalkan perilaku yang merusak masyarakat.

┌─────────────────────────────────────────────────────────┐
│      5 HAK INDIVIDU YANG MENIPU                         │
├─────────────────────────────────────────────────────────┤
│                                                         │
│  1. HAK ATAS TUBUH SENDIRI                              │
│     → "Tubuhku, hakku!" (aborsi, LGBT)                  │
│                                                         │
│  2. HAK BERPENDAPAT                                     │
│     → "Ini hak bicara!" (hina agama, hoaks)             │
│                                                         │
│  3. HAK PRIVASI                                         │
│     → "Ini urusan pribadi!" (zina, pornografi)          │
│                                                         │
│  4. HAK BERAGAMA                                        │
│     → "Ini keyakinanku!" (murtad, atheis)               │
│                                                         │
│  5. HAK KEKAYAAN                                        │
│     → "Ini hartaku!" (ribat, eksploitasi)               │
│                                                         │
└─────────────────────────────────────────────────────────┘

1. Hak Atas Tubuh Sendiri

Klaim Liberalisme:

“Tubuhku adalah milikku! Aku bebas melakukan apa saja!”

Jawaban Islam:

KlaimFakta Islam
Tubuh milik individuTubuh amanah dari Allah
Bebas aborsiJanin hak hidup, tidak boleh dibunuh
Bebas LGBTTubuh punya fitrah, tidak boleh diubah
Bebas tato, piercingTubuh ciptaan Allah, tidak boleh dirusak

Dalil:

QS. Al-Isra’: 32:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji dan seburuk-buruk jalan.”

“Jangan mendekati” — Bukan hanya zina, tapi juga pendahuluan (LGBT, pacaran)!

2. Hak Berpendapat

Klaim Liberalisme:

“Kebebasan berpendapat adalah hak asasi!”

Jawaban Islam:

KlaimFakta Islam
Bebas hina agamaHina Islam = murtad, hukuman mati
Bebas hoaksFitnah lebih kejam dari pembunuhan
Bebas kritikKritik boleh, tapi dengan adab

Dalil:

QS. Al-Baqarah: 191:

…وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ…

”…Dan fitnah (syirik, kekacauan) lebih kejam dari pembunuhan…”

“Fitnah lebih kejam dari pembunuhan” — Hina agama lebih berbahaya dari membunuh!

3. Hak Privasi

Klaim Liberalisme:

“Ini urusan pribadi kami!”

Jawaban Islam:

KlaimFakta Islam
Zina urusan pribadiZina dosa besar, hukuman cambuk/rajam
Pornografi privasiPornografi rusakakan masyarakat
Maksiat di rumahDosa tetap dosa, meski sembunyi

Analogi:

“Maksiat pribadi seperti bom waktu.

Meski diledakkan di ruang tertutup, getarannya tetap terasa ke luar.

Dampak zina:

  • Anak haram jadi beban masyarakat
  • Penyakit menular ke pasangan sah
  • Moral rusak di sekitar

Tidak ada dosa yang benar-benar ‘pribadi’!“

4. Hak Beragama

Klaim Liberalisme:

“Bebas pilih agama, termasuk atheis!”

Jawaban Islam:

KlaimFakta Islam
Bebas murtadMurtad = pengkhianatan, hukuman mati
Bebas atheisAtheis = ingkari Pencipta, kafir
Semua agama samaHanya Islam diterima, lainnya tertolak

Dalil:

QS. Ali Imran: 85:

وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“Barangsiapa mencari agama selain Islam, maka tidak akan diterima darinya, dan di akhirat dia termasuk orang-orang yang rugi.”

5. Hak Kekayaan

Klaim Liberalisme:

“Ini hartaku, aku bebas menggunakannya!”

Jawaban Islam:

KlaimFakta Islam
Bebas ribaRiba haram, dosa besar
Bebas eksploitasiEksploitasi pekerja = zalim
Bebas menimbunIhtikar (penimbunan) haram
Bebas tanpa zakatZakat wajib, yang kaya wajib bagi yang miskin

Dalil:

QS. Adz-Dzariyat: 19:

وَفِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ لِلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ

“Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.”

“Ada hak orang miskin” — Harta bukan milik mutlak individu!


5. Dampak Liberalisme pada Masyarakat

5 Bencana Destruktif

┌─────────────────────────────────────────────────────────┐
│      5 DAMPAK LIBERALISME PADA MASYARAKAT               │
├─────────────────────────────────────────────────────────┤
│                                                         │
│  1. KERUSAKAN KELUARGA                                  │
│     → Perceraian tinggi, anak terlantar                 │
│                                                         │
│  2. DEGRADASI MORAL                                     │
│     → Zina normal, LGBT dibanggakan                     │
│                                                         │
│  3. KESENJANGAN EKONOMI                                 │
│     → Yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin    │
│                                                         │
│  4. KRISIS IDENTITAS                                    │
│     → Generasi muda kehilangan jati diri                │
│                                                         │
│  5. KEKERASAN DAN KRIMINALITAS                          │
│     → Masyarakat tidak aman                             │
│                                                         │
└─────────────────────────────────────────────────────────┘

1. Kerusakan Keluarga

Data Barat:

NegaraTingkat PerceraianAnak dari Single Parent
AS~40-50%~40%
Inggris~42%~30%
Perancis~55%~25%
Swedia~45%~55%

Penyebab:

  • ✅ Kebebasan seksual (zinah legal)
  • ✅ Feminisme ekstrem (wanita kerja, lupa anak)
  • ✅ Individualisme (keluarga bukan prioritas)
  • ✅ Ekonomi sulit (suami-istri kerja, tidak ada waktu)

Kontras dengan Islam:

AspekLiberalismeIslam
PerceraianTinggi (40-50%)Rendah (jika syariat diterapkan)
Single ParentNormal (30-55%)Dihindari (nikah dini, nafkah wajib)
Peran IbuKerja di luarIbu di rumah (jika ada kebutuhan)
NafkahBersamaSuami wajib

2. Degradasi Moral

Timeline Kerusakan Moral:

DekadeYang Dulu TabuSekarang Normal
1950-anZina di luar nikah✅ Legal di mana-mana
1960-anHomoseksual✅ Pride Month, LGBT
1970-anPornografi✅ Industri multi-miliar
1980-anPernikahan sesama jenis✅ Legal di 30+ negara
1990-anAborsi✅ Hak reproduksi wanita
2000-anTransgender✅ Bisa ganti gender legal
2010-anPolyamori✅ Mulai diterima
2020-anPedofilia?⚠️ Mulai didiskusikan!

Pertanyaan:

“Jika setiap 10 tahun ada ‘normal’ baru, kapan berhentinya? Apa masih ada yang tidak boleh?”

Analogi Bendungan:

“Moral seperti bendungan yang menahan air maksiat.

Liberalisme membuka pintu bendungan sedikit demi sedikit.

Awalnya setetes (film mesum). Lalu mengalir (pornografi legal). Kemudian banjir (LGBT, zina). Akhirnya jebol (semua maksiat legal).

Sekarang Barat sudah jebol, tidak ada lagi yang tabu!“

3. Kesenjangan Ekonomi

Data Kesenjangan:

Negara1% Terkaya Kuasai50% Termiskin Punya
AS~35%~2%
Indonesia~49%~8%
Brasil~28%~11%
Arab Saudi~25%~7%

Penyebab:

  • ✅ Kapitalisme (kebebasan akumulasi harta)
  • ✅ Riba (yang kaya makin kaya)
  • ✅ Tidak ada zakat (tidak ada distribusi)
  • ✅ Eksploitasi (pekerja upah rendah)

Kontras dengan Islam:

AspekKapitalismeIslam
KepemilikanBebas akumulasiAda batasan (zakat, larangan riba)
DistribusiTrickle-down (tidak efektif)Zakat wajib (2,5%/tahun)
KesenjanganTinggi (1% kuasai 35%+)Rendah (jika syariat diterapkan)
TujuanPertumbuhan ekonomiKesejahteraan + keadilan

4. Krisis Identitas

Gejala pada Generasi Muda Muslim:

GejalaDeskripsi
WesternisasiGaya hidup seperti Barat
Malu jadi MuslimTidak pakai jilbab, ubah nama
Ikuti tren globalLGBT, atheis, liberal
Tidak kenal IslamHanya tahu dari media Barat
Konflik batinAntara agama dan tren

Data Mengkhawatirkan:

SurveiHasil
Muslim AS30% tidak yakin Islam satu-satunya benar
Muslim Eropa25% tidak shalat, 40% tidak puasa
Muslim Indonesia60% tahu nama artis Barat, 30% tahu nama sahabat

Ini adalah ghazwul fikri (perang pemikiran) yang sukses!

5. Kekerasan dan Kriminalitas

Data Kriminalitas:

NegaraTingkat Pembunuhan (per 100rb)PemerkosaanPencurian
AS5.0120/100rbTinggi
Afrika Selatan36.4130/100rbSangat tinggi
Brasil25.250/100rbTinggi
Negara Muslim1-35-20/100rbRendah-sedang

Penyebab:

  • ✅ Individualisme (tidak peduli sesama)
  • ✅ Ekonomi sulit (kemiskinan)
  • ✅ Moral rusak (tidak ada takut Allah)
  • ✅ Senjata mudah (AS)

6. Solusi Islam: Kebebasan dalam Ketaatan

Hurriyyah dalam Islam

Definisi:

الْحُرِّيَّةُ فِي الْإِسْلَامِ: هِيَ الْقُدْرَةُ عَلَى التَّصَرُّفِ فِيمَا يُرْضِي اللَّهَ

“Al-Hurriyyah fil Islam adalah kemampuan untuk bertindak dalam hal yang meridhai Allah.”

Prinsip:

PrinsipDeskripsi
Bukan kebebasan mutlakTerikat syariat
Hak + KewajibanTidak egois
Tanggung jawabDunia + Akhirat
Lindungi masyarakatBukan merusak

Perbandingan Kebebasan

AspekLiberalismeIslam
SumberManusia (individu)Allah (syariat)
BatasanTidak merugikan fisikHalal-haram
TujuanKepuasan individuRidha Allah
Tanggung JawabHukum positif sajaAkhirat + Dunia
CakupanDunia sajaDunia + Akhirat

Analogi: Taman Bermain

“Kebebasan dalam Islam seperti taman bermain umum yang indah.

Boleh main apa saja yang tidak merusak Boleh berekspresi, bersenang-senang Tidak boleh merusak fasilitas Tidak boleh mengganggu pengunjung lain Tidak boleh bawa senjata tajam

Taman yang bebas tapi tertib adalah taman yang menyenangkan untuk semua!

Taman yang bebas tanpa batas akan jadi kacau dan berbahaya!

Liberalisme adalah taman tanpa aturan: semua boleh, tapi tidak ada yang aman!

Mekanisme Kebebasan dalam Islam

┌─────────────────────────────────────────────────────────┐
│      MEKANISME KEBEBASAN DALAM ISLAM                    │
├─────────────────────────────────────────────────────────┤
│                                                         │
│  1. HALAL (Diperbolehkan)                               │
│     → Semua pada dasarnya halal                         │
│                                                         │
│  2. HARAM (Dilarang)                                    │
│     → Yang ada dalil larangan                           │
│                                                         │
│  3. MUBAH (Netral)                                      │
│     → Boleh dilakukan, boleh ditinggalkan               │
│                                                         │
│  4. MANDUB (Dianjurkan)                                 │
│     → Dapat pahala jika dilakukan                       │
│                                                         │
│  5. MAKRUH (Dibenci)                                    │
│     → Lebih baik ditinggalkan                           │
│                                                         │
└─────────────────────────────────────────────────────────┘

Liberalisme hanya tahu: BOLEH atau TIDAK BOLEH (menurut manusia) Islam punya 5 kategori (menurut Allah)


7. Menjawab Syubhat Liberal

Syubhat 1: “Islam Membatasi Kebebasan”

Jawaban:

TuduhanFakta
MembatasiMengarahkan ke yang baik
MengekangMelindungi dari kerusakan
KunoTimeless, teruji 1400 tahun

Penjelasan:

“Islam tidak membatasi, tapi mengarahkan.

Seperti rambu lalu lintas:

  • Merah = Berhenti (haram)
  • Kuning = Hati-hati (makruh)
  • Hijau = Jalan (halal)

Apakah rambu itu membatasi kebebasan berkendara?

Tidak! Rambu itu melindungi dari kecelakaan!

Syariat adalah rambu kehidupan yang melindungi dari kecelakaan moral!”

Syubhat 2: “Liberalisme Lebih Manusiawi”

Jawaban:

TuduhanFakta
ManusiawiEgois, individualis
ModernBarat-sentris, bukan universal
MajuRusak moral, kriminalitas tinggi

Data:

IndikatorNegara LiberalNegara Muslim
Perceraian40-50%10-20%
KriminalitasTinggiRendah
Bahagia60-70%50-60%
Bunuh DiriTinggiRendah

Pertanyaan:

“Mana yang lebih ‘manusiawi’: yang tingkat kebahagiaannya tinggi, atau yang bunuh diri tinggi?”

Syubhat 3: “Generasi Muda Tidak Mau Islam Kaku”

Jawaban:

TuduhanFakta
Islam kakuIslam fleksibel dalam hal teknis
Tidak relevanIslam timeless, relevan setiap zaman
Harus reformasiIslam sudah sempurna, tidak perlu reformasi

Fakta:

  • ✅ Generasi muda haus identitas
  • ✅ Banyak yang kembali ke Islam (hijrah)
  • ✅ Islam bukan kaku, tapi prinsipil

Solusi:

  • Dakwah dengan hikmah
  • Teladan yang baik
  • Jelaskan keindahan Islam
  • Bukan liberalisasi Islam

8. Kesimpulan

Liberalisme adalah racun berbungkus madu yang tampak manis di awal, namun mematikan fitrah kemanusiaan di akhir.

Rumus:

Liberalisme = Kebebasan Tanpa Batas + Penghambaan Nafsu = Kehancuran

Dampak Liberalisme:

  • ❌ Kerusakan keluarga (perceraian tinggi)
  • ❌ Degradasi moral (zina, LGBT normal)
  • ❌ Kesenjangan ekonomi (1% kuasai 35%+)
  • ❌ Krisis identitas (generasi bingung)
  • ❌ Kriminalitas tinggi (masyarakat tidak aman)

Solusi Islam:

  • ✅ Kebebasan dalam koridor syariat
  • ✅ Hak + Kewajiban seimbang
  • ✅ Tanggung jawab dunia + akhirat
  • ✅ Lindungi masyarakat, bukan rusak

Menolak liberalisme berarti memilih untuk hidup dengan martabat di bawah bimbingan wahyu, demi menjaga keharmonisan diri, keluarga, dan masyarakat luas.

Doa untuk Umat

“Ya Allah, berikanlah kami pemahaman yang benar tentang kebebasan. Dan jauhkanlah kami dari liberalisme yang merusak. Aamiin.”


Lanjutkan Perjalanan: